Bekas jerawat yang berupa flek hitam atau
kulit menjadi tidak rata merupakan salah satu masalah yang membuat kita menjadi
kurang percaya diri. Bagaimana tidak? Karena bekas jerawat biasanya sukar untuk
menghilang, selain itu flek hitam dapat menutupi kecantikan kulit wajah. Ada
beberapa faktor sepele penyebab munculnya bekas jerawat pada kulit. Apa saja
faktor sepele itu, berikut beberapa 4
faktor penyebab timbulnya bekas jerawat
yang perlu Anda ketahui :
1. Sering Memencet Jerawat
Ada sebuah perilaku yang dapat
menyebabkan munculnya bekas jerawat, yang mungkin biasa Anda lakukan yakni
aktivitas memencet jerawat. Ada apa dengan memencet jerawat? Karena jika hal
ini sering Anda lakukan ketika terdapat jerawat yang tumbuh pada wajah, maka
akan menyebabkan sebuah luka. Nah, luka inilah yang nantinya akan berubah
menjadi bintik atau flek hitam bekas jerawat. Bekas jerawat tersebut akan
bertambah parah, apabila luka sampai mengeluarkan darah.
2. Sinar Matahari atau Sinar UV
Penyebab bintik hitam selanjutnya adalah
wajah sering terlalu lama terpapar langsung sinar matahari. Hal ini sering
menimbulkan noda hitam pada bekas jerawat, karena pembentukan kadar melanin pada kulit yang berlebih yang
bersifat luas dan melebar.
3. Konsumsi Obat-Obatan Kimia
Banyak peneletian yang sudah
dikembangkan, menyimpulkan jika obat kimia dapat menimbulkan bekas jerawat atau
flek hitam. Obat kimia disini yang mengandung sitotastik, minosiklin,
dan klopromazine contohnya seperti
pil KB, hal ini karena kadar hormon setiap orang yang mengkonsusmsi pilKB akan
meningkat secara drastis. Hormon dalam tubuh seperti Esterogen dan Progesteron
akan meningkat dan berpotensi mengeluarkan luka bopeng atau noda hitam.
4. Salah Kosmetik
Setiap kosmetik
mengandung bahan-bahan yang berbeda, dan tidak selalu cocok dengan
masing-masing kulit. Jika Anda salah dalam memilih kosmetik untuk kulit Anda,
maka yang akan terjadi adalah timbulnya bekas jerawat kehitaman. Karena
kandungan dari semua kosmetik akan terpapar oleh sinar matahari yang kemudian
terjadi fotosintesis yang berlebih bercampur dengan bakteri. Hal tersebut
membuat kulit menjadi iritasi dan berubah menjadi noda hitam.
